Sedang memandang langit2 kamarku... Banyak yang kupikirin malem ini.. Hal-hal yang mungkin sebaiknya tak dipikirkan. Memikirkan masa lalu, masa sekarang dan masa depan.
Kebanyakan org pny gagasan bijak dan ideal tentang itu. Lakukan hal hari ini lebih baik dari kemarin. Masa depan ada didepanmu, dan hanya perlu usaha sedikit untuk membuatnya menjadi lebih baik. Yahhh..dia bisa blg gt karna masa depannya sdh baik,mgkn secara finansial atau spiritual. Punya istri atau suami baik yang menyayanginya,anak2 yg meskipun sempat berbuat onar tapi skrg sdh pny kluarga bahagia sendiri. Sedang aku..masa laluku suram,masa sekarangku muram dan masa depanku buram.
Mungkin bukan hal bagus bersikap pesimis, tapi hal yg brilian bersikap praktis. Berusaha tak mengharap apapun,akan membuat siapapun terhindar dari kekecewaan. Biasanya aku seperti itu.. Tak mau yang muluk2.. Brusaha menjadi diri sendiri dan hanya perlu menjalani apa yg ada. Ya ampun naif banget!!
Pengalaman mengajarkanku, saat kesempatan diterima ada didepan mata harapan akan membuncah keluar dari dada dan pikiran seperti larva. Tak terbendung dan menghancurkan kerikil keraguan. Menjadi diri sendiri terasa aneh dan sedikit demi sedikit mengikis jati diri. Seperti menjalani tiga masa sekaligus, masa lalu menjadi kanvas putih, masa sekarang menjadi cat warna warni dan masa depan adalah pemandangan lukisan yang indah tak bercela. Ya ampun lugu banget!!
Kemudian kenyataan datang dan aku terpaksa harus tunduk patuh. Berkata pada diri sendiri berulang kali, agar tau diri dan seharusnya melakukannya sejak dulu. Hanya helaan nafas yang biasanya menemani malam2ku, seperti skrg.. Saat entah karna kesetrum kabel telepon atau kebentur spon cuci piring - yang walau keduanya jelas tampak tak mungkin melakukan kejahatan seperti itu - aku jadi mendadak melankolis puitis serba miris, membayangkan hal yang tidak2. Menggunakan otakku melebihi kapasitas yang biasa ditanggungnya.
Berpikir tentang masa lalu dan seandainya bisa merubahnya. Berpikir tentang masa kini dan bagaimana menjalaninya. Berpikir tentang masa depan dan entah bagaimana membuatnya tampak layak untuk kukunjungi.
Mungkin sebaiknya, saat aq mulai mikir yang aneh2 seperti sekarang lagi ada susu hangat disamping tempat tidur. Krn biasanya - seperti yang sudah terjadi sekarang - kepalaku sakit dan obat sakit kepala tak akan membantu meredam penyakit emosional..dan susu hangat adalah yang terbaik..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar