Pages

Selasa, 31 Juli 2018

INSPIRASI AYO MENABUNG


AYO MENABUNG DI BANK

Menabung di Bank dijaman sekarang ini harusnya sudah menjadi sebuah kewajiban dan kebutuhan. Selain untuk simpanan masa depan, tabungan yang tersimpan di Bank juga bisa untuk transaksi non tunai lain seperti untuk :
1. Pembayaran tagihan - tagihan rumah tangga.
2. Membeli pulsa
3. Membayar cicilan dan keperluan sehari – hari lainnya.

Menggunakan transaksi non tunai praktis dan mudah serta tidak ribet. Namun, masih banyak pula orang lainnya yang lebih memilih transaksi tunai menggunakan uang karena merasa lebih aman atau sebenarnya kurang memahami tentang transaksi model nontunai. Banyaknya bisnis online dan kemudahan serta bonus yang didapat dengan bertansaksi non tunai via Bank tertutup dengan maraknya isu penipuan dan berita hilangnya sejumlah uang dari rekening nasabah Bank. Hal ini tentunya menjadi kendala utama kenapa masyarakat belum banyak yang mau menyimpankan dananya di Bank. Selain memang awam akan pengetahuan transaksi perbankankan, berita – berita negatif tersebut tentu bisa membuat nyali siapapun menjadi ciut. Banyangkan saja saat kita sudah menabung dengan sungguh – sungguh lalu dana kita raib begitu saja. Seperti saat sedang sayang – sayangnya lalu ditinggal.. (miris sekali)

Menggunakan transaksi non tunai juga bisa membuat kita tidak rentan terpapar bakteri dan kuman yang ada di uang kertas lho.. Bisa dibayangkan sendiri berapa banyak bakteri dan kuman dari uang yang sudah berpindah tangan dari orang ke orang lainnya. Apalagi jika uang tersebut dari pembayaran di toilet umum misalnya.. baiklah lebih baik tidak dibayangkan yang semi semi jorok seperti itu. Dulu saat masih bekerja menjadi Teller di sebuah Bank di kota Surabaya, saya harus selalu memakai hand sanitizer setelah menghitung uang. Karena beberapa kali sering sakit sampai akhirnya saya masuk rumah sakit karena penyakit Infeksi saluran kemih.. hadeeh.. penyakit yang nggak banget. Mungkin bukan 100% salah uangnya tapi karena saya saja yang jorok.. (ehehehe).

Dahulu budaya menabung kental sekali diperdengarkan.. bahkan ada artis cilik idola saya kecil dulu yang menyanyikan slogan untuk menabung.. “bang bing bung yook kita nabung..” seperti itulah kurang lebih liriknya, lebih ke kurang sebenernya (muwehehe) karena sudah tidak hafal. Sekarang idola saya boy/girl band korea.. selain karena keren nadanya, liriknya juga mudah diingat “dudu dduddu du” gitu – gitu saja sebagian besar liriknya. Eh maaf sekedar intermezo.

Sedari kecil saya sudah diajarkan untuk menabung, celengan pertama saya bentuknya ayam – ayaman yang sudah melegenda sebagai bentukan celengan dari jaman dahulu. Entah kenapa ayam menjadi semacam bentukan paten untuk celengan, meskipun banyak bentuk lain tapi kalo ingat celengan yang terbayang di ingatan saya pertama kali tentu saja si ayam. Semakin bertambah usia celengan saya berubah – ubah bentuknya dari yang tiba – tiba menjadi tren,seperti celengan yang ada kunci gemboknya sampai yang tidak bermodal yaitu celengan botol Aqua (semacam ngirit). Karena waktu itu saya pikirnya, menabung kok keluar uang buat wadah tempat menabungnya.

Tapi karena ada suatu tragedi, kebiasaan menabung saya hentikan sementara. Beberapa kali saya temui celengan saya berkurang beratnya, bahkan saat saya pecah nominal uangnya tidak sebanyak yang saya perkirakan. Pikiran pertama, apa ada tuyul? Tapi setahu saya tuyul itu juga pilih – pilih uang yang mau diambil. Sedangkan uang di celengan saya paling banter isinya lembaran 5000an. Lama – kelamaan terungkap misterinya, ternyata adek saya yang suka ngambilin duit dari celengan saya tersebut. Waktu ketahuan juga tidak malu – malu, bilang “mbak minta duit ya” sambil senyum – senyum mintal ditampol.

Mental ngambilin celengan kakak itu ternyata sudah mendarah daging di setiap adek diseluruh dunia, karena teman – teman saya juga pernah mengalami hal tersebut. Setidaknya 8 dari 10 adek pernah mencungkil uang dicelengan kakaknya untuk kepentingan membeli jajan atau bayar sewa main PS. (Survei ini diambil dari obrolan beberapa kakak yang pernah jadi korban celengan cungkil, tentu keakuratan surveinya dapat sekali diragukan). Akhirnya kebiasaan menabung saya hentikan sementara, menghindari kebiasaan adek saya yang semakin brutal. Tidak lagi mencungkil dan mengambil sebagian isi celengan, tapi membawa seluruh celengan saya dan meminta secara terang – terangan (macam apalah adek saya itu).

Setelah saya kuliah dan pergi dari rumah barulah kebiasaan menabung di celengan itu saya aktifkan kembali. Ditambah lagi oleh orang tua saya dibukakan rekening di Bank agar transfer biaya kuliah juga lebih mudah, dari situlah kebiasaan menabung saya tingkatkan ke level yang lebih keren, menabung di Bank. Tentu saja dasar anak muda, tabungan yang isinya tidak seberapa selalu habis saja untuk keperluan “anak kuliahan” yang tidak jelas.

Baiklah kembali ke topik.

Seiring dengan perkembangan jaman, tabungan di bank saat ini lebih banyak dipakai sebagai lalu lintas uang saja, mulai dari pembayaran tagihan, pembayaran gaji, cicilan, transfer uang, pemotongan pajak dan sebagainya. Jadi bank hanya mengubah bentuk uang dari tunai menjadi non tunai yang dapat digunakan untuk berbagai macam transaksi yang dilakukan secara elektronik. Sekarang ini fasilitas bank juga mulai ditingkatkan seiring dengan peningkatan lalu lintas uang non tunai, seperti e-money, sms banking, internet banking, phone banking, atm non kartu, dan sebagainya. Banyaknya kelebihan dan keuntungannya adalah lebih banyak pilihan yang ditawarkan, mulai dari kartu kredit, kartu debit atau yang sedang marak akhir – akhir ini adalah kredit online. Dengan banyaknya pilihan seperti ini, tentu saja masyarakat bisa bebas memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan ataupun nyaman dan aman untuk digunakan ketika bertransaksi. Yang terpenting harus bisa menyesuaikannya dengan kondisi keuangan serta bijak sehingga penggunaannya pun tetap bermanfaat dan tidak menyebabkan risiko utang yang menumpuk.
Investasi.

Lesunya perekonomian membuat sebagian masyarakat Indonesia menginvestasikan dananya lebih ke arah investasi jangka panjang seperti emas atau properti. Agar menarik minat menabung berbagai Bank biasanya menawarkan hadiah sebagai upaya menarik nasabah untuk menabung dan menambah saldo tabungannya banyak bank yang gencar melakukan promo tabungan. Bermacam-macam hadiah dengan nilai yang juga berbeda-beda ditawarkan oleh bank sebagai bagian dari promo tersebut. Hadiah yang ditawarkan oleh bank dalam promo tabungan biasanya terdiri dari dua jenis, hadiah langsung dan hadiah periodik. Hadiah langsung biasanya diberikan kepada penerimanya saat itu juga. Biasanya, hadiah langsung ditujukan kepada calon nasabah yang ingin membuka rekening tabungan baru. Nilai hadiah langsung biasanya tidak terlalu besar, dapat berupa hadiah seperti mug, gelas, bolpoin, pin, gantungan kunci atau sebagainya. Bahkan bila nominal setoran awalnya besar bisa mendapatkan peralatan elektronik seperti HP atau TV LED. Kalau saya tidak pernah mendapat hadiah semacam itu, maklum setoran awal yang saya setorkan minim. Hehe.. Kemudian akan ada hadiah undian yang biasanya melalui proses tertentu. Umumnya, nasabah akan memperoleh poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah atau undian. Poin tersebut didapat dari transaksi perbankan dan peningkatan saldo. Semakin banyak saldo dan transaksinya poin akan semakin banyak, semakin besar pula kemungkinan Anda untuk menang. Hore!

Jadi gak ada alasan lagi sebenarnya untuk takut menyimpankan dana di Bank. Apalagi saat ini dana simpanan akan dijamin oleh LPS atau Lembaga Penjaminan Simpanan. Apa itu LPS? Ini sedikit gambarannya... Pada jaman dahulu, tidak begitu dahulu sebenarnya...

Pada tahun 1998, krisis moneter dan perbankan yang menghantam Indonesia, yang ditandai dengan dilikuidasinya 16 bank, mengakibatkan menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat pada sistem perbankan. Untuk mengatasi krisis yang terjadi, pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan diantaranya memberikan jaminan atas seluruh kewajiban pembayaran bank, termasuk simpanan masyarakat (blanket guarantee). Hal ini ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 1998 tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum dan Keputusan Presiden Nomor 193 Tahun 1998 tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Perkreditan Rakyat.

Dalam pelaksanaannya, blanket guarantee memang dapat menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan, namun ruang lingkup penjaminan yang terlalu luas menyebabkan timbulnya moral hazard baik dari sisi pengelola bank maupun masyarakat.

Untuk mengatasi hal tersebut dan agar tetap menciptakan rasa aman bagi nasabah penyimpan serta menjaga stabilitas sistem perbankan, program penjaminan yang sangat luas lingkupnya tersebut perlu digantikan dengan sistem penjaminan yang terbatas.

Dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan mengamanatkan pembentukan suatu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai pelaksana penjaminan dana masyarakat.

Pada tanggal 22 September 2004, Presiden Republik Indonesia mengesahkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, LPS, suatu lembaga independen yang berfungsi 

1.       Menjamin simpanan nasabah penyimpan.
2.       Turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai dengan kewenangannnya.

Undang-undang ini berlaku efektif sejak tanggal 22 September 2005, dan sejak tanggal tersebut LPS resmi beroperasi.

Yang keren dari LPS ini adalah Visinya, yaitu :

“Menjadi lembaga yang terdepan, tepercaya, dan diakui di tingkat nasional dan internasional dalam menjamin simpanan nasabah dan melaksanakan resolusi bank untuk mendorong dan memelihara stabilitas sistem keuangan.”

Tidak hanya simpanan berupa tabungan, simpanan yang dijamin lainnya meliputi giro, deposito, sertifikat deposito,  dan atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu. Dan sejak 13 Oktober 2008, saldo yang dijamin untuk sampai saat ini setiap nasabah pada satu bank adalah paling banyak sebesar Rp 2 Milyar. Dahulunya justru pernah diturunkan menjadi hanya 100 juta saja.

Apa saja tabungan atau simpanan yang ditawarkan ditawarkan lembaga perbankan di Indonesia, penting untuk kita ketahui terlebih dahulu agar bijak dalam memilih simpanan yang cocok untuk kita.

1. Tabungan Konvensional ini biasanya dipakai untuk menerima gaji dan melakukan transaksi-transaksi seperti pembayaran tagihan dan angsuran
2. Tabungan Berjangka sangat penting karena tidak bisa diambil kecuali pada waktu tertentu sesuai perjanjian.
3. Tabungan Haji. Biaya untuk ibadah Haji tiap tahun makin besar loh kalau tidak menabung sedini mungkin bisa saja kita kesulitan di kemudian hari.
4. Tabungan Saham. Tabungan jenis investasi ini cocok buat mereka yang piawai bermain di bursa saham.
5. Tabungan Pelajar. Nah ini penting sekali menanamkan budaya menabung sejak usia dini. Anak-anak bisa diajarkan menyisihkan uang saku atau uang hadiah saat lebaran untuk kemudian disetor di tabungan pelajar
6. Tabungan Giro. Buat para pebisnis dan wirausaha, tabungan giro penting banget tuh
7. Tabungan Valas. Tabungan Valas bisa berfungsi sebagai investasi

Tapi ada S  & K alias Syarat dan Ketentuan untuk penjaminan uang simpanan nasabah di Bank,yaitu  3T:
·         Tercatat dalam pembukuan bank
·         Tingkat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan
·         Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank.

Dan juga apabila ingin simpananannya dijamin oleh LPS berikut langkah-langkahnya:
1. Memeriksa saldo tabungan kita di bank (rekonsiliasi) dengan cara mencetak buku tabungan secara periodik (misal: sebulan sekali), hal tersebut juga dapat mengurangi kemungkinan ketidakcocokan catatan kita dengan bank.
2. Cek bunga LPS di www.lps.go.id dan di bank, selanjutnya minta ke bank agar bunga yang diberikan tidak melebihi bunga penjaminan LPS.
3. Tidak punya kredit macet, dengan cara lunasilah kewajiban tepat waktu.

Simpanan uang dapat diibaratkan sebagai pelampung pada sebuah kapal, yang baru terlihat manfaatnya ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Jadi agar aman dan nyaman serta membawa beragam manfaat serta keuntungan simpan dana di Bank saja. Tapi ingat simpan uang pada lembaga perbankan yang dijamin oleh LPS.

Arti kosakata menurut KBBI dan KMS (kosakata menurut saya) atau (Kosakata Muallimah Satiti):

1. Cicilan : Pinjaman uang yang dibayarkan secara sedikit demi sedikit
2. Raib     : Hilang ; gaib (jadi kalo pacar tiba tiba raib anggap saja sudah menjadi gaib)
3. Transaksi        : Nomina (kata benda) Persetujuan antara dua belak pihak atau kegiatan jual beli
4. Hand sanitizer: Pembersih tangan anti kuman tanpa air.
5. Infeksi Saluran Kemih : infeksi bakteri yang mengenai bagian dari saluran kemih.
6. Intermezo      : Sinonim atau sama dengan Guyonan atau Candaan
7. Blanket Guarantee     : Pemerintah harus segera melakukan kebijakan penjaminan 100% dana nasabah di perbankan
8. Moral hazard : Terjadi ketika seseorang meningkatkan paparan mereka terhadap risiko ketika tertanggung. Risiko moral.
9. Rekonsiliasi    : perbuatan memulihkan hubungan persahabatan (nah..menjalin silaturahmi dengan mantan juga merupakan upaya rekonsiliasi.. muwehehee)

Baiklah sekian dulu cuitan saya tentang INSIPIRASI AYO MENABUNG ini. Tulisan ini sebagai bagian edukasi dan untuk mengikuti lomba “LPS Press & Blogger Awarding 2018: photos & articles”  #lombaLPS dan #ayomenabung . Setelah sekian lama tidak menulis Blog sedikit canggung dan kikuk, jadi maafkan. Hehe

Demikian atas perhatiannya saya haturkan terimakasih yang sebesar – besarnya.

Malang, 31 Juli 2018
Muallimah Satiti Pua Geno

Rabu, 09 Agustus 2017

Bakal Sering Post... Yeay !

Akhirnya setelah sekian lama bisa posting blog lagi, entah kenapa vakum deh. mungkin saya lelah... hwehehehe... Pekerjaan baru di Malang, lumayan nyita waktu belom lagi males banget bawaannya posting lewat HP meskipun dulu awal2 sering posting lewat HP si... Ada Instagram juga yang semi semi blog mini gitu kan, jadinya males ngeblog. Anyway.. udah ada laptop pribadi.. yeeey.. alhamdulillah bakalan bisa ngeblog dikos. Udhlah gitu aja, mau mandi berangkat kerja. Diiih ga niat banget ngeblog bentar udahan.. hwehehehe

Minggu, 07 Agustus 2016

The Curious Case of Benjamin Button 

Barusan liat film ini di Cinemax.. The Curious Case of Benjamin Button judulnya.

Pas ditengah2 film tiba2 flash back sama percakapan..
"Ada film..jadi dia lahir tua,trus lama2 makin muda.. nantinya dia jadi bayi trus mati. Ceweknya ini normal..dia lama2 jadi tua. Kamu liato bagus critanya."
"Apa judulnya?"
"Aku lupa..pokoknya gitu.."
Aku udah biasa ama dia yg punya banyak kelebihan..tapi kekurangannya cuman satu..ya itu pelupa. Ђªª₫ēēнн˚°˚ (╯˛╰'!) ˚°˚
Mungkin percakapannya gak persis kayak gitu..aq lupa detailnya. Pokoknya mirip2 gitu.. hehe..

Oke..jadi ini filmnya.. judulnya itu.. aku udah liat..

Ceritanya dimulai di rumah sakit.. ada nenek2 namanya Daisy. Dia uda tua banget,udah mau meninggal gitu. Pas ditungguin anaknya ,dia minta dibacain cerita dari buku diary miliknya Benjamin Button. Si Benjamin ini lahir di akhir2 masa perang dunia pertama. Dia lahir kelainan gitu,lahir dg fisik macam orang tua..sekitar 70 thnan. ~Uda gt mak dia meninggal pas lahirkan dia orang pulak..kesian sangat. ~

Selanjutnya bapaknya pas liat anaknya buruk rupa gitu,dia malah ninggalin anaknya di depan tangga rumah panti jompo. Sampe akhirnya dia dirawat sama salah satu perawat orang jompo disana.
Besar di panti jompo dengan kelainan macam gitu..dia ngira dirinya tu orang tua juga. Sampe akhirnya pas dia seharusnya usia 7 thn..dia ketemu sm anak kecil cucunya salah satu penghuni panti jompo,namanya Daisy.

Akhirnya mereka temenan..banyak kejadian berliku dan drama serta adegan panas #kikikik dan kemudian nikah dan punya anak. Selama proses itu si Benjamin ini dari fisiknya orang tua yg susah jalan sampe fisiknya makin muda dan cakep banget.. mana yg meranin si Benjamin muda tu Brad Pitt pula.. cakep bngt Brad Pitt di tahun 2008..sumpah! #drolledface

Waktu mereka punya anak si Benjamin depresi..dia gak mau kalo nanti dia makin muda..makin muda trus anaknya gak bisa dia rawat. Ato anaknya ngira bapaknya tu kakaknya ato temen mainnya. Akhirnya dia kabur.. kasian Daisy.. padahal dia uda nerima Benjamin apa adanya. ~ Cowok mah gitu banget ih.. #pendapatpribadiemangsubjektif #hahaha

Di buku harian si Benjamin Button itu terakhir nulis tentang dia yg akhirnya pulang kerumahnya..pengen ketemu Daisy sama anaknya. Daisy uda tua dan udah nikah lagi. Sudah tau bakal gitu..dia jg yang pergi sendiri..tapi pasti nyesek tuh.. #patahhatiberulangkali #ikutanbaper

Daisy dapet kabar dr rumah jompo dulu kalo ada petugas kepolisian yg nemuin anak kecil..didalem tasnya ada buku harian yang isinya namanya Daisy muluk aja. Ternyata itu si Benjamin..udah muda banget diam sekitar 8thnan. si Daisy uda tua banget juga. Dia rawat si Benjamin kecil yg biar fisiknya muda tapi psikisnya dia uda orang tua. Udah mulai pikun dan lain lain. Sampe si Benjamin makin muda..jadi balita dan jadi bayi.. trus meninggal dipelukan Daisy. (╥﹏╥) sedihnyaaa...

Ceritanya gak masuk akal sih..emang ada kondisi kayak gitu di kenyataan.. tapi fisiknya gak jadi bayi. Namanya jg film..

Intinya aq update blog ini..cuma mau bilang.. ke diriku.. ke kamu.. kalo kamu baca sih.. kalo aq inget kamu pernah cerita film ini..dan aku sudah liat. Iya bagus.. terharu liatnya.. makasih udah pernah cerita tentang film ini.. maaf baru liat sekarang.

Udah gitu aja.

#insomnia #filmlama #ceritalama #ingatanlama

Minggu, 10 Juli 2016

Posting

Tiba-tiba ingin posting sesuatu.. tapi gak tau apa.. mungkin aq posting dulu ini..ngetes jaringan.. ngetes isi kepala.. ngereyen rangkaian kata dalam kalimat.

Habis liburan lebaran..besok uda mulai aktivitas lagi. Kerja dan lain sebagainya. Pingin sesuatu yang beda setelah ini..tapi entah apa. Semuanya tampak mengabur kebelakang.. Gema atau echo dikepalaku yang selama ini berteriak ingin ku sunyikan. Tapi gak tau gimana.. aq sampai pada separoh titik kehidupanku. Kalo menilik umur Rasulullah.. sisa umurku mungkin aja tinggal 33 tahun lagi. Aku bahkan belum nikah sekarang.. entah kenapa itu gak terlalu kupusingin. Sekarang masih bingung harus gimana-gimananya..sama yg lain-lainnya..

Esok bagaimana ya.. mau dijalani aja tanpa rencana yg spesifik.. tapi kok gimana gitu rasanya..

Senin, 11 April 2016

Kesedihan,Kreatifitas dan Ketegaran

Ada yang bilang orang yang bersedih tingkat kreatifnya bakal bertambah seiring deraian air matanya..

Andai bisa memilih.. aku tak ingin bisa tiba - tiba kreatif,bisa buat sangkar buaya misalnya,lewat proses kesedihan terlebih dahulu. Sedih itu menyakitkan,hanya orang yang pernah merasakan sedih sampai saat tidurpun dia masih menangis yang mengerti. Lebih baik tak kurasakan perasaan ini..

Aku tipe orang yang begitu,saat bersedih kemampuan berkata-kata ku meningkat drastis.. seakan semua kosakata baru kupelajari dan bisa kutuangkan dalam bait. Biasanya cuma kutuang dalam secarik kertas lalu kubuang,dalam memo di hp,dalam status di social media,atau dimanapun. Hanya sepenggal-penggal,tidak seutuhnya. Kesedihan yang tertulis bagiku bagai menorehkan rasa sedih itu dikulitku. Serasa terajah bagai tato seumur hidup. Aku ingin kelak rasa sedih itu akan hilang,tak berbekas. Tapi aku tau itu tidak mungkin.

Aku hanya tidak ingin melupakan aku pernah bersedih karena sesuatu ini dan karena sesuatu itu. Kapan aku bersedih,kapan aku menutupi kesedihan itu dengan baik dan kapan kesedihan itu berakhir. Tentang detilnya,jika bisa kutitipkan pada angin akan kuberikan seluruhnya.

Kebanyakan sedihku hanya bisa kubisikkan ke bumi dengan harapan gaungnya sampai ke langit. Kepada siapa lagi menitipkan rasa sedih selain pada pemilik rasa itu?

Susahnya menjadi diriku,saat merasa sedih semuanya terakumulasi. Aku bisa merasakan sedihku yang lalu dan kukeluarkan saat kumerasakan sedih yang baru. Seakan sedih yang lalu itu belum semuanya terobati. Hanya menambah luka saja bukan? Entah mengapa begitu..

Berpikir sedihku tak seberapa dibanding sedih mereka disana, setidaknya ada yang masih bisa kumakan,ada atap untuk kubernaung.. tapi selalu ada tapi yang membuat sedihku menjadi pemenangnya.. setidaknya mereka tidak merasa sepi sesepi diriku.. setidaknya dalam keramaian mereka tak merasa sendiri.. begitu terus setan terus menggoda hati..

Berpikir andai bisa ada milikku disini,yang bisa kukatakan kau milikku..dengarkan aku.. minta pundakmu untuk ku bersandar sejenak.. peluk aku sebentar.. tepuk punggungku dan tenangkan badai ini.. Andai saja.. Andai, terus saja datang menggoda hati..

Kupikir beginilah hidup.. kesedihan bisa membawa ketegaran.. tapi sekali lagi,aku tak ingin menjadi tegar pula,bila harus kulewati kesedihan ini..tidak seperti ini..
Lebih baik tak kurasakan perasaan ini.

TitikPege
April 11th 2016